Metode ini pun diyakini dapat mengurangi rasa mual dan pusing saat hamil, dan memperlancar ASI pasca melahirkan.
Setelah mengandung selama sembilan bulan, tahap selanjutnya adalah melahirkan. Meski sangat dinantikan, bagi ibu muda proses persalinan sering kali menakutkan. Banyaknya rumor yang menyebutkan bahwa melahirkan itu sakit, semakin ‘memperparah’ perasaan si ibu. ‘’Bukan tidak mungkin, akibat ibunya stres, melahirkan jadi lebih lama. Rasa sakit pun seolah lebih nyeri dari seharusnya karena sejak awal si ibu percaya bahwa persalinan itu menyakitkan,’’kata Dr Boy Abidin, SpOG, dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan, Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading. Padahal, melahirkan merupakan suatu proses yang sangat kompleks, dan perlu kesiapan mental serta semangat besar dari sang ibu.
Namun, kesiapan mental, ketenangan batin, serta semangat untuk melahirkan secara alami, terkadang tidak dimiliki oleh para ibu begitu saja. Terlebih bagi ibu muda yang baru melahirkan anak pertama. Beruntunglah, Evariny Andriana (30 tahun) yang dapat melahirkan bayi pertamanya dengan lancar tanpa mengalami rasa sakit yang berlebihan. ‘’Setelah tiga kali mengejan, saya berhasil melahirkan bayi dengan lancar, dan sehat. Anehnya, saya tidak begitu merasakan sakit seperti yang saya bayangkan sebelumnya,’’aku Eva. Dengan mengikuti HypnoBirthing, menurut pengalaman Eva, rasa sakit baru terasa kuat setelah pembukaan ketujuh, namun tidak melebihi rasa mulas saat haid.
Ajaib? Tentu saja tidak. Semua itu Eva dapatkan setelah secara rutin dalam masa kehamilannya, mengikuti program HypnoBirthing.
Sugesti Positif
HypnoBirthing merupakan pengobatan holistik dimana ibu hamil akan dibantu untuk rileks, fokus, tenang dan dalam keadaan sadar sepenuhnya. Ini merupakan suatu metode bagi wanita hamil dan pasangannya untuk melakukan relaksasi mendalam. Sedangkan, hipnotis yang digunakan adalah metode penanaman sugesti saat otak telah berada dalam kondisi rileks. Jadi, lebih pada penanaman mindset pada si ibu bahwa melahirkan itu tidak sakit.
Pada praktiknya, sang ibu akan diajarkan untuk menenangkan pikiran dengan cara fokus dan konsentrasi. Jadi, ibu hamil akan ‘menghipnotis’ diri sendiri dengan cara memasukan sugesti positif ke pikirannya . ‘’Sebenarnya rasa sakit pada saat persalinan itu lebih banyak dipengaruhi mitos yang didengar selama bertahun-tahun, –bahkan mungkin sejak masih kecil–, kemudian masuk ke program jiwa bawah sadar. Sehingga, ibu hamil memiliki keyakinan bahwa persalinan itu menyakitkan,’’terang Lanny Kuswandy, Clinical Hypnotherapist, ProV Clinic.
Nah, melalui HypnoBirthing, si ibu justru diajak untuk memasukan kata-kata positif yang kemudian masuk dalam program alam bawah sadar. Misalnya, dengan mengatakan pada diri sendiri bahwa melahirkan adalah proses alami yang menyenangkan, dan tidak menyakitkan, secara berulang-ulang. Lalu, menghayatinya dalam keadaan rileks. Seperti pepatah mengatakan, ‘kita adalah apa yang kita pikirkan’. Selain berlaku pada proses persalinan, pepatah tersebut juga berlaku pada saat menghadapi rasa mual dan pusing akibat perubahan hormonal ketika hamil. Juga, dapat menambah raca percaya diri ibu pada masa menyusui.
Bisa dilakukan sendiri
Menurut Lanny, HypnoBirthing sebaiknya dilakukan sedini mungkin pada masa kehamilan. Bahkan, bila perlu sejak pasangan suami istri berkeinginan untuk memiliki momongan. Namun, ia menggarisbawahi bahwa tak ada kata terlambat. Dengan kata lain, meski kehamilan sudah mencapai 6 bulan atau lebih pun, tetap dapat mengikuti metode yang telah dikembangkan sejak 1959 di Amerika Serikat itu.
Pada tahap awal metode ini, sebaiknya ibu hamil didampingi oleh suami dan seorang fasilitator atau terapis. Suami, turut berperan penting dalam memberi dukungan bagi ibu dan janin. Menurut Lanny, pasangan suami istri cukup mengikuti kelas HypnoBirthing tiga kali saja. Biasanya, dilakukan satu kali dalam seminggu, masing-masing sekitar 1,5 jam.
Selanjutnya, ibu hamil pun dapat melakukannya sendiri di rumah. Asal, mampu berperan sebagai otohipnosis, yakni seni komunikasi dengan jiwa bawah sadar dengan tujuan memperbaiki rekaman negatif yang ada di jiwa bawah sadar. Tak kalah penting, adanya ruangan/suasana tenang, dibantu musik untuk relaksasi, aroma terapi (dianjurkan lavender), dan panduan relaksasi otot, napas dan pikiran. Panduan yang dimaksud dapat dikemas dalam bentuk CD.
Adanya metode yang dapat mengurangi rasa sakit saat melahirkan memang berita baik bagi umumnya ibu hamil. Namun, perlu dicatat bahwa keberhasilan metode ini ternyata kembali pada diri Anda. Selain harus memiliki kemauan kuat, juga harus mempunyai niat yang diwujudkan secara nyata, termasuk dengan rajin latihan di rumah. Tak kalah penting, keyakinan bahwa Anda mampu melewatinya dengan baik. Jangan lupa, berdoa pada Tuhan YME.lPG
Keuntungan HypnoBirthing:
- Kondisi tenang selama hamil, akan direkam oleh janin dan membentuk kepribadian serta kecerdasan sejak di dalam rahim
- Mengurangi rasa mual, muntah, dan pusing
- Menciptakan keadaan yang seimbang sehingga pertumbuhan fisik dan jiwa bayi lebih sehat
- Memperlancar jalannya proses persalinan dan meminimalkan rasa sakit
- Meningkatkan produksi ASI
- Dapat lebih mengontrol emosi dan perasaan
- Mencegah kelelahan yang berlebih saat proses persalinan
sumber : parentsguide
article source: http://www.hypno-birthing.web.id/?p=455